Berita

Semarakkan Peringatan Maulid Nabi, KKN UIN Walisongo Gelar Lomba Gebyar Maulid di Madin Margosari

Kendal, Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Desa Margosari, Kecamatan Patebon, Kabupaten Kendal, berlangsung semarak dengan digelarnya sejumlah perlombaan keagamaan bagi murid Madrasah Diniyyah Ta'miliyah (MDT) Ula NU 04 Al Mubtadiin, Rabu (19/8/2026).


Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) UIN Walisongo Semarang Posko 200 menggelar tiga jenis perlombaan, yakni menulis kaligrafi, baca puisi Islam, dan sambung ayat suci Al-Qur’an. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW sekaligus wadah bagi para murid untuk mengembangkan kreativitas dan kemampuan keagamaan.

Rangkaian perlombaan melibatkan peserta dari perwakilan murid kelas satu hingga kelas enam. Kegiatan diawali dengan perlombaan kaligrafi yang mengasah kreativitas peserta dalam menuangkan tulisan Arab ke dalam karya seni. Setelah itu, perlombaan dilanjutkan dengan baca puisi Islam dan sambung ayat suci Al-Qur’an.


Koordinator Desa KKN UIN Walisongo Posko 200, Bagus Fauzi Akbar, mengatakan kegiatan tersebut menjadi salah satu program kerja mahasiswa KKN yang dilaksanakan melalui kerja sama dengan pihak Madrasah Diniyyah Ula Al Mubtadiin. Menurutnya, perlombaan tersebut tidak hanya ditujukan untuk memeriahkan peringatan Maulid Nabi, tetapi juga memberikan ruang bagi para murid untuk menunjukkan kemampuan yang mereka miliki.

“Perlombaan ini tidak hanya memeriahkan peringatan Maulid Nabi Muhammad tetapi juga ruang bagi para santri untuk mengasah dan menunjukkan kemampuan yang mereka miliki” ujar Fauzi.

Sambutan baik juga disampaikan oleh Kepala Madrasah Diniyyah Ta'miliyah (MDT) Ula NU 04 Al Mubtadiin, Masduki. Menurutnya, peringatan Maulid Nabi di madrasah biasanya dilaksanakan melalui pembacaan maulid Diba’ bersama seluruh murid.


“Dari tahun ke tahun biasanya kita hanya memperingati dengan pembacaan Diba’ bersama seluruh murid. Tapi tahun ini berbeda karena ada mahasiswa KKN yang membuat peringatan semakin meriah dengan mengadakan perlombaan yang mendorong kreativitas para murid,” ungkap Masduki.

Ia menilai kehadiran mahasiswa KKN memberikan warna baru dalam pelaksanaan peringatan Maulid Nabi di lingkungan madrasah. Perlombaan yang digelar juga dinilai dapat mendorong murid untuk lebih aktif mempersiapkan diri sekaligus mengembangkan potensi yang mereka miliki.

Antusiasme mengikuti perlombaan juga terlihat dari persiapan para murid yang telah dilakukan jauh sebelum kegiatan berlangsung. Sejumlah peserta memanfaatkan waktu untuk berlatih dan mempersiapkan penampilan sesuai dengan kategori lomba yang diikuti.

Salah satu peserta lomba kaligrafi, Muhammad Sigit, mengatakan adanya perlombaan membuat dirinya dan yang lainnya terdorong untuk lebih rajin berlatih dan menjadi kreatif

“Dengan adanya perlombaan ini, para murid menjadi lebih rajin berlatih dan kreatif agar dapat tampil maksimal hari ini,” kata Sigit.

Melalui kegiatan tersebut, peringatan Maulid Nabi tidak hanya diisi dengan kegiatan keagamaan, tetapi juga aktivitas yang mendorong kreativitas dan partisipasi murid. Kegiatan ini juga diharapkan dapat menjadi ruang untuk menumbuhkan kecintaan terhadap nilai-nilai keislaman sekaligus mengembangkan potensi generasi muda sejak dini. (Amelya Kurnia FSH/HES)


Share on :